A A
RSS

Terjadi Penumpukan Garam Rakyat di Petani Hingga Puluhan Ribu Ton

Thu, Mar 21, 2019

Artikel, Berita, Garam Dunia, Top Artikel

 

(Garamku.com) Saat ini penumpukan garam rakyat hingga puluhan ribu ton terjadi di daerah Sumenep, Jawa Timur.

“Musim panen memang sudah lewat. Tapi dari produksi kemarin, masih ada sekitar 50 ribu ton garam yang belum terserap pabrikan,” kata Ketua Paguyuban Petani Garam Rakyat Sumenep (Perras), Hasan Basri.

Diduga sepinya pabrik-pabrik yang membeli garam rakyat dikarenakan masuknya garam impor ke Indonesia. Dari segi kualitas dan harga garam impor lebih baik dan lebih murah. Hal tersebut mengakibatkan perusahaan tidak membeli garam lokal.

“Dugaan kami seperti itu. Biasanya pabrikan atau perusahaan dari Rembang datang ke centra produksi garam rakyat untuk melakukan pembelian. Tapi musim ini tidak ada.,” ujarnya.

Beliau berharap pemerintah serius untuk menyikapi persoalan ini. Supaya para petani garam tidak menjadi korban.

“Kami berharap tidak ada impor garam, karena garam rakyat masih banyak yang menumpuk belum terserap,” tandasnya.

Hasan mengaku terkait harga untuk garam lokal beberapa bulan ini semakin anjlok. Berkisar antara Rp 900 hingga Rp 1.000 per kilo. “Berbeda dengan saat panen kemarin, harganya justru tinggi. Antara Rp 1.200 hingga Rp 1.500 per kg. Saat ini di saat stok garam tak sebanyak masa panen karena sekarang musim hujan, justru harganya rendah,” paparnya.

Sumber: http://beritajatim.com/ekbis/puluhan-ribu-ton-garam-rakyat-menumpuk-di-petani/
Disunting Oleh: MJ

Share

Tags: , , , , ,

Comments are closed.

Categories