A A
RSS

Permintaan Para Tenaga Kerja Untuk Tidak Menghentikan Kegiatan Industri Garam

Thu, Mar 21, 2019

Berita, Garam Dunia, Top Artikel

 

(Garamku.com) Pemerintah Kabupaten Malaka diminta oleh para tenaga kerja sekaligus pemilik lahan tambak garam di Desa Weoe supaya tidak menghentikan aktivitas industri garam yang dikembangkan oleh PT. Inti Daya Kencana (IDK). Dikarenakan PT. IDK telah membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Hal tersebut disampaikan oleh Viktus Nahak Bere, Baltasar Bria, Nahak Petrus, Maria Seuk Klau, Lorensius Nahak, dan Alfonsius Seran yang merupakan tenaga kerja sekaligus pemilik lahan tambak garam tersebut.

Mereka mengatakan, kehadiran PT IDK telah memberikan keuntungan bagi masyarakat terutama pemilik lahan dalam hal penyerapan tenaga kerja. Semua pemilik lahan menjadi tenaga kerja perusahan.

Viktus Nahak Bere meminta Pemerintah Kabupaten Malaka agar segera memikirkan tentang surat perjanjian kerja sama yang melibatkan pihak pemerintah, perusahan dan pemilik lahan.

“Kami tidak tolak perusahan ini karena kami pemilik lahan sudah mendapatkan hasilnya. Yang kami tidak punya adalah surat perjanjian kerja. Kami minta pemerintah pusatkan perhatian mengurus surat perjanjian kerja,” usul Viktus.

Menurut Viktus, pemerintah segera membentuk tim agar mengurus surat perjanjian kerja yang melibatkan pihak pemerintah, perusahan dan pemilik lahan. Hal ini lebih penting untuk dipikirkan pemerintah ketimbang menanggapi komentar orang-orang yang tidak mengetahui sama sekali tentang investasi garam tersebut.

Surat perjanjian kerja menjadi penting dan hal itu sebagai bukti pegangan bagi pemilik lahan yang dapat diwariskan kepada anak dan cucu berkaitan dengan investasi industri garam.

“Suatu saat kami mati, surat itu kami wariskan ke anak dan cucu,” kata Viktus disambut tepukan tangan dari warga lainnya.

Baltasar Bria mengatakan, sebelum PT IDK hadir, ia hanya seorang petani biasa yang tidak memiliki pendapatan tetap. Namun, setelah bekerja di PT IDK, ia memiliki pendapatan tetap sehingga ia mendukung kehadiran PT IDK untuk mengembangkan industri garam di wilayah tersebut. Hal senada diutarakan Maria Seuk Klau dan Lorensius Nahak,
serta tenaga kerja lainnya, Alfonsius Seran mengatakan, ia sangat mendukung kehadiran PT IDK karena telah memberikan dampak positif bagi dirinya selaku pemilik lahan.

“Saya pemilik lahan. Saya punya lahan 23 hektare dan saya serahkan semuanya ke PT IDK,” tutur Alfonsius.
Alfonsius mengatakan, kepada pihak yang merasa diri sebagai pemilik lahan diharapkan untuk datang langsung ketemu dengan pemilik lahan yang lain supaya sama-sama berdiskusi, bukan dengan membuat komentar di media sosial.

Alfonsius juga berharap orang-orang Malaka agar tidak berkomentar kalau pemilik lahan menolak PT IDK, sebab faktanya semua pemilik lahan setuju dengan kehadiran PT IDK.

“Kita berharap jangan sembarang muat status bilang tuan tanah tidak setuju karena kami sebagai pemilik lahan setuju semua. Yang bekerja di perusahan ini adalah mereka yang memiliki lahan di sini,” kata Alfonsius.

Sumber: http://kupang.tribunnews.com/2019/03/20/tenaga-kerja-minta-pemda-jangan-hentikan-kegiatan-industri-garam
Disunting Oleh: MJ

Share

Tags: , , , ,

Comments are closed.

Categories