A A
RSS

PERCAYA ATAU TIDAK, INILAH ALASAN MENGAPA DILARANG MEMBELI GARAM PADA MALAM HARI

Fri, Aug 3, 2018

Artikel, Berita, Top Artikel

 

Asal usul mitos atau kepercayaan yang dipercaya dalam kehidupan masyarakat di Indonesia bersumber dari para leluhur dan nenek moyang. Masyarakat tumbuh diikuti dengan mitos yang melekat pada kebiasaan masing-masing. Hampir semua masyarakat di Indonesia masih percaya mitos, tidak mengenal status, kelas sosial, juga gender. Bahkan di zaman yang serba modern ini masyarakat masih ada yang mempercayai mitos-mitos yang sebenarnya kebenarannya sangat diragukan. Alih-alih menakutkan jika tak dipercayai, mitos tersebut dapat membuat seseorang takut jika melanggar mitos tersebut.

Salah satu mitos yang masih berkembang di masyarakat adalah mitos dilarang menjual garam dan jarum pada malam hari yang dipercayai oleh para pedagang. Bahkan sebagian orang mempercayai hal tersebut sebagai sebuah kebenaran. Masyarakat mau tidak mau percaya dengan mitos tersebut karena mereka menganggap hal ini bukan hanya sekedar mitos dan berhubungan dengan kepercayaan terhadap hal-hal mistis. Sejak jaman dahulu kala,jarum dan garam dipercaya merupakan salah satu media yang digunakan untuk prosesi gaib. Hal gaib yang dimaksud disini adalah guna-guna atau santet.

 

Melalui laman tribunnews.com menggambarkan, sebagai perumpamaan misalnya sesama para pedagang yang merasa pesaingnya lebih ramai maka akan timbul rasa iri dan sakit hati. Sehingga menumbuhkan prasangka-prasangka yang sebenarnya itu tumbuh karena berkembangnya pikiran-pikiran buruk yang diciptakannya sendiri. Namun karena tidak mampu menguasai diri dan menjaga kebersihan hati maka dihalalkanlah segala cara untuk membalas sakit hatinya,salah satunya dengan cara mengirim teluh atau santet dengan tujuan usaha pesaingnya akan bangkrut. Dengan begitu puaslah hatinya meski sesungguhnya hal ini sangat dibenci oleh ALLAH SWT,karena kita telah menjadi musryik bersekutu dengan iblis. Alasan inilah mengapa dilarang menjual jarum dan garam pada malam hari,karena bisa saja garam dan jarum tersebut akan dipergunakan untuk menabur teluh diwarung tempat membeli itu sendiri atau ditempat lain. Karena ketika malam hari penerangan tentu sangat terbatas. Hal ini mempermudah si pelaku melakukan aksinya. Pada masa dulu,penerangan setiap rumahpun sangat minim. Kebanyakan mereka hanya menggunakan lampu minyak seadanya. Mitos ini juga dimaksudkan agar antara sang penjual dan pembeli agar terhindar dari bahaya misalnya tertusuk jarum yang bisa saja menimbulkan infeksi dan memerlukan biaya sangat besar atau bahkan berujung kematian karena penanggulangan yang sembrono. Kalau sudah sakit,pasti perlu uang untuk berobat ya teman. Pada masa dulu untuk makan saja sudah kesulitan,apalagi untuk biaya pengobatan (manado.tribunnews.com).

Hal ini hanya sebagian saja dari banyaknya mitos-mitos yang masih dipercayai oleh masyarakat Indonesia.

 

Sumber : http://manado.tribunnews.com/2018/08/02/mitos-atau-fakta-tak-boleh-jual-dan-beli-garam-di-malam-hari?page=2

Disunting Oleh : HOOD

Share

Tags: , ,

Comments are closed.