A A
RSS

Pemerintah Berikan Perhatian, Petani Garam di Brondong Bergembira

 

Kabar gembira datang dari petani garam lamongan utamanya yang ada di Kec Brondong.
Produktifitas garam pada wilayah tersebut naik dengan harga yang memuaskan. Didukung dengan musim kemarau saat ini yang merupakan musim panen berulang kali bagi para petani. Saat ini senyum petani garam bertambah lebar, karena bakal memiliki gudang garam baru dengan adanya kebijakan pemerintah yang kabarnya tidak akan mengimpor garam lagi. H.fadeli, SH, MM mengatakan bahwa petani di Lamongam khususnya petani garam, mempunyai potensi yang cukup baik dan besar dan memerlukan perhatian, sentuhan-sentuhan dan tehnologi dari Pemerintah Pusat. “Dan hal itu sudah direalisasikan melalui DPR RI Komisi IV, Viva Yoga. Semoga dengan bantuan berupa pembangunan gudang garam, dan koperasinya meskipun baru 600 meter Persegi nantinya bisa memjadikan embrio dalam peningkatan produktifitas dan kesejahteraan petani garam,” kata Bupati Lamongan pada awak media.

“Kami berharap perhatian Pemerintah Pusat, DPR RI dengan APBNnya terus berkelanjutan dan tidak berhenti sampai disini. Dukungan semacam inilah yang kami harapkan, kami selaku Pemerintahan Daerah hanya bisa membantu yang kecil-kecil saja,” tambahnya usai, peletakkan batu pertama pembangunan gudang garam, Selasa (16 Oktober). Dalam kesempatan yang sama, Brahmantya Satyamurti Poerwadi, ST mengatakan, jika Kementrian Kelautan Dan Perikanan (KKP) sedang mengembangkan program usaha garam rakyat. “Salah satunya melalui integrasi lahan, tahun ini di Lamongan sudah diintegrasikan 23 hektar lahan dan berharap dengan potensi besar. Dari 800 hektar lahan yang berpotensi, tercata sudah ada 205 hektar lahan garam yang aktif di Lamongan. Dari lahan aktif tersebut sudah mampu menghasilkan 23.150 ton garam, yang artinya tiap lahan rata-rata bisa menghasilkan 112 ton. Dengan potensi itu, KKP memberikan bantuan gudang garam, bio membran yang tentunya untuk pemingkatan kesejahteraan petani garam,” kata Dirjen Pengelolahan Ruang Laut (KKP).

“Kami berharap dari lahan dan petani garam yang aktif itu menjadi satu dalam koperasi. Sehingga integrasi lahan bisa diteruskan. Jika hal itu sudah jalan akan ada pembangunan gudang lagi, intinya jika petani serius maka kami (KKP) akan serius dan berkelanjutan,” pungkasnya di depan awak media. Sebelum melakukan peletakkan batu pertama pembangunan gudang garam dan panen garam, kunjungan Anggota DPR RI Komisi IV dan Dirjen KKP serta Bupati Lamongan memberikan sumbangam dan cindera mata simbolis pada petani garam.

Dalam sambutannya Viva Yoga, DPR RI Komisi IV menyampaikan pesannya pada para petani garam, agar bisa berdiri sendiri kedepannya. “Dengan peningkatan mutu maupun produksi sendiri nantinya kita tidak akan sampai impor., sehingga garam rakyat akan terserap. Peningkatan produksi garam dengan potensi lahan yang masih cukup luas dan ditunjang memperkuat koperasi petani garam,” kata Viva Yoga. “Saya berharap PT.Garam nanti membeli garam rakyat, namun sebaliknya petani harus bisa menjaga kualitas sesuai dengan syarat permintaan PT.Garam, “tambah Anggota DPR RI Komisi IV di depan petani garam, Selasa kemarin (16/10).

 
Sumber: http://www.suksesinasional.com/2018/10/17/dapat-perhatian-berkelanjutan-petani-garam-brondong-tersenyum-ceria.html

Disunting Oleh: HOOD

Share

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Comments are closed.