A A
RSS

Kurang Asupan Garam pada Tubuh Bisa Sebabkan Penyakit Pikun

Mon, Dec 17, 2018

Artikel, Garam Dunia, Kesehatan, Top Artikel

 

Pengaruh garam pada kesehatan sudah sejak lama menjadi kontroversi. Banyak yang berpendapat bahwa dengan mengonsumsi garam yang berlebihan bisa menyebabkan resiko penyakit jantung dan darah tinggi. Pakar kesehatan selalu mengingatkan agar tidak terlalu berlebihan mengonsumsi garam terutama yang terdapat pada makanan olahan. Disisi lain, kekurangan asupan garam pada tubuh dapat menyebabkan penyakit gondok hingga penyakit pikun.

Garam adalah mineral penting yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan dalam sel tubuh. Mineral ini juga membantu mendukung kesehatan saraf dan fungsi otot. Asupan minimum garam harian adalah 1.500 mg, sedangkan jumlah maksimum harian yang direkomendasikan 2.300 mg, menurut University of Colorado Extension. Namun jika Anda sedang melakukan diet, hati-hati jangan sampai melakukan cara diet yang salah. Diet yang salah (terlalu banyak minum atau sama sekali tidak makan garam), perubahan hormon, obat-obatan tertentu seperti antidepresan, diuretik dan beberapa obat nyeri, serta beberapa penyakit dapat menyebabkan tubuh kekurangan natrium (garam) dalam darah, yang disebut dengan hiponatremia. Hiponatremia adalah ketidakseimbangan elektrolit yang terjadi karena tingkat natrium darah dibawah 135 mEq/L (DokterSehat.com).

Hiponatremia dapat menyebabkan kantuk, kelelahan dan kebingungan. Kondisi ini juga dapat memperlambat pikiran dan menyebabkan masalah dengan memori yang membuat orang sering lupa, menurut Ohio State University Medical Center, seperti dilansir Livestrong. Kondisi yang menguras jumlah natrium dalam tubuh ini juga dapat menyebabkan gejala muntah-muntah hebat, diare, gagal ginjal, gagal jantung, hipotiroidisme, sirosis hati dan penyakit Addison. Namun bila Anda sering lupa, sebaiknya jangan mencoba mengobatinya sendiri dengan meningkatkan asupan garam. Kehilangan memori dan sering lupa bisa berasal dari berbagai penyebab, sehingga perlu mendapatkan diagnosis yang akurat sebelum menggunakan pengobatan rumah untuk mengobatinya. Selain itu, terlalu banyak makan garam dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi yang menjadi penyebab berbagai penyakit berbahaya.

Dari laman DokterSehat.com, mengutip dari Tomesonline, Dr Susan Jebb mengatakan konsumsi garam yang direkomendasikan untuk orang dewasa sebesar 6 gram atau setara dengan satu sendok teh. Dengan konsumsi garam 6 gram per hari, dapat mengurangi risiko stroke 13 persen dan risiko penyakit jantung 10 persen. Asupan garam memang perlu dibatasi agar terhindar dari penyakit tekanan darah seperti stroke dan jantung. Namun, terlalu sedikit garam dapat menyebabkan gangguan mental, ketidakmampuan berkonsentrasi dan dalam kasus yang ekstrem bisa berakibat fatal mengalami hiponatremia.

Pakar kesehatan memberikan rekomendasi penggunaan garam berdasarkan usia, yaitu sebagai berikut:
0-6 bulan 1 gram
7-12 bulan 1 gram
1-3 tahun 2 gram
4-6 tahun 3 gram (setengah sendok teh)
7-10 tahun 5 gram
11-14 tahun 6 gram
Dewasa 6 gram (satu sendok teh).
Sumber: https://doktersehat.com/kekurangan-garam-bisa-bikin-pikun/

Disunting Oleh: HOOD

Share

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Comments are closed.

Categories