A A
RSS

Kemarau Panjang di Tahun 2019 Mendatang Bisa Bantu Produksi Garam

Thu, Dec 27, 2018

Berita, Garam Dunia, Kesehatan, Top Artikel


Produksi garam nasional tahun 2019, diperkirakan akan lebih baik karena fenomena kemarau panjang El-Nino. Ketua Asosiasi Petani Garam Indonesia (APGI) Jakfar Sodikin menyampaikan tahun ini produksi garam rakyat ditutup di 2,4 juta ton dan tahun depan bisa lebih baik karena cuaca lebih mendukung. “El nino mendekat ke perairan kita, kemudian tanda dari pasang air laut yang tinggi di bulan purnama menandakan akan adanya kemarau panjang,” katanya kepada Kontan.co.id, Selasa (18/12).

Dengan kemarau yang lebih panjang maka waktu panen akan lebih lama. Namun demikian, Jakfar masih belum memberikan perkiraan besaran potensi panen tahun depan karena masih menunggu laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Kemudian tak hanya karena cuaca, Jakfar yakin pemakaian teknologi dan alat geomembran yang semakin banyak di petambak garam akan meningkatkan hasil panen.

Senada, Direktur Utama PT Garam Budi Sasongko menyampaikan hasil produksi tahun depan bisa lebih baik lagi. Ia menargetkan tahun depan bisa mendapatkan 380.000 ton garam, yang mana lebih tinggi dari target tahun ini di 350.000 ton dan realisasi di 370.000 ton per Desember saat ini. Di sisi lain, Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementeriannya Kelautan dan Perikanan Brahmantya Satyamurti Poerwadi menyampaikan untuk saat ini produksi garam telah mencapai 2,72 juta ton. “Kalau bisa tambah 200.000 ton lagi nanti akan bagus lagi,” katanya.

Angka ini berasal dari produksi garam rakyat di 2,35 juta ton dan produksi PT Garam di 369.626 ton. Artinya bila kinerja tahun depan ditambahkan dengan proyeksi PT. Garam, produksi nasional tahun depan setidaknya bisa mencapai 2,75 juta ton – 2,95 juta ton.
Sumber: https://industri.kontan.co.id/news/produksi-garam-2019-bakal-terdorong-kemarau-panjang

Disunting Oleh: HOOD

Share

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Comments are closed.