A A
RSS

Antisipasi Kelangkaan, Rembang Bangun Gudang Garam

Fri, Dec 15, 2017

Berita

Kabupaten Rembang merupakan salah satu sentra garam di Jawa Tengah. Namun kasus kelangkaan garam akibat gagal panen dan harga turun saat panen raya sering menimbulkan masalah bagi petani.

Untuk mengantisipasi hal tersebut dan mengontrol harga garam terutama saat panen raya dan musim paceklik, Pemerintah Kabupaten Rembang membangun gudang sentra garam. Gudang garam tersebut berlokasi di Desa Purworejo Kecamatan Kaliori. Gudang garam bertuliskan gudang garam nasional itu lengkap dengan bangunan kantor dan pos keamanan.

Kepada wartawan, Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan, gudang garam tersebut diprediksi mampu menampung persediaan garam hingga sebanyak 2.000 ton dari petani di wilayah setempat.
“Fungsi utama pembangunan sentra garam adalah, sebagai kontrol harga, dan sekaligus untuk antisipasi kelangkaan,” kata Hafidz kepada wartawan, Selasa (12/12/17).

Dengan keberadaan gudang garam tersebut, Pemkab Rembang tak mau lagi terjadi kelangkaan garam di Rembang. Dia mencontohkan saat terjadi kelangkaan garam di Rembang, pemerintah akan melakukan operasi pasar dengan memanfaatkan stok garam yang ada di gudang.

“Membuat gudang, untuk menampung garam petani, agar harga tidak jatuh saat panen raya, dan tidak mahal saat sedang terjadi kelangkaan,” katanya.
Hingga saat ini, gudang garam tersebut masih dalam proses pembangunan dan ditarget bisa rampung di penghujung Desember 2017. Sehingga pada tahun 2018 mendatang, bisa segera dimanfaatkan secara penuh keberadaannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Keluatan dan Perikanan (Dinlutkan) Rembang, Suparman mengungkapkan gudang tersebut berdiri di atas tanah seluas 2.000 meter. Lokasi yang dipilih berdirinya gudang garam tersebut dinilai strategis karena berada di tengah tambak garam dan terletak di pinggir jalan Pantura.
“Lahan produktif tambak garam di wilayah Kaliori mencapai 971 hektar dari 6.150 hektar luas wilayah Kaliori,” ucapnya.

Area tambak berada di 10 desa yang meliputi Desa Tunggulsari, Tambakagung, Mojowarno, Tasikharjo, Dresi Kulon, Dresi Wetan, Karangsekar, Purworejo, Bogoharjo dan Desa Banyudono.

Sumber :
https://news.detik.com/jawatengah/3766682/antisipasi-kelangkaan-rembang-bangun-gudang-garam

Share

Comments are closed.