A A
RSS

Target Swasembada Garam, Pemerintah Kerahkan 8 Ribu Penyuluh

Fri, Mar 22, 2013

Berita

Surabaya – Pemerintah siapkan, 8 ribu penyuluh perikanan untuk mendampingi para petani garam di 40 kabupaten/kota penghasil garam terbanyak se-Indonesia. Tujuannya untuk mencapai swasembada ekspor garam pada 2014 mendatang.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan, ribuan penyuluh yang disiapkan juga bertujuan untuk meningkatkan produksi garam negeri dengan komposisi 50% KW1 dan 50% KW2 plus KW3. “8 ribu penyuluh perikanan yang akan mendampingi para petani garam telah kami bekali fasilitas SMS gateway untuk pencatatan data di lapangan agar data dan informasi di daerah secara berkala bisa update ke server di Pusat Penyuluhan Kelautan dan Perikanan,” kata Sudirman Saad, kepada wartawan di Hotel Meritus Surabaya, Kamis (21/3/2013) malam.

Dirjen Kelautan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K) KKP ini menjelaskan, para penyuluh juga difasilitasi Demonstrasi Plot (Demplot) berukuran 10 hektar per kabupaten/kota. Demonstrasi Plot (Demplot) ini sarana bagi penyuluh dan petani untuk menerapkan teknologi yang diterima dalam bentuk kegiatan nyata di lapangan.

Sudirman mengungkapkan, 8 ribu penyuluh tersebut terdiri dari 3188 PNS/CPNS, 1500 PPTK dan 3312 swadaya. Mereka akan memberi penyuluhan meliputi bagaimana memetakan sawah, cara pemberian air hingga kapan petani garam siap panen. “Ini cara kami untuk mengarah ke swasembada dan ekspor garam di 2014 mendatang,” kata Sudirman lagi. Untuk kualitas produk garam nasional pada tahun 2012 masih 20% KW1 dan 80% KW2 plus KW3. Oleh karena itu, Sudirman menarget, pada 2013 ini kualitas produksi garam bisa mencapai 50% KW1 dan 50% KW2 plus KW3.

Ribuan penyuluh itu akan disebar ke 40 kabupaten/kota di 9 propinsi, diantaranya, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Karawang, Demak, Brebes, Pati, Jepara, Rembang, Gresik, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Bangkalan, Pasuruan, Probolinggo, Tuban, Lamongan, Kota Surabaya, Kota Pasuruan dan Kabupaten Aceh Utara. Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Produksi Badan Pusat Statistik, Adi Lumaksono mengaku pihaknya akan bekerja sama dengan KKP untuk menyajikan data terkait produksi garam nasional, potensi laut Indonesia serta sensus petani yang selaras.

Hal ini berkaitan dengan data yang dirilis BPS dengan KKP selalu bersinggungan. “BPS melakukan pengumpulan data secara sensus dan survei. Namun kami mengakui, pasti ada non sampling error sehingga menimbulkan angka berbeda dari angka yang dirilis KKP,” pungkas Adi.

Sumber: http://surabaya.detik.com/read/2013/03/21/200309/2200559/466/target-swasembada-garam-pemerintah-kerahkan-8-ribu-penyuluh?y991102465

Share

Comments are closed.