A A
RSS
Riau Diguyur 55,6 Ton Garam untuk Hujan Buatan

Riau Diguyur 55,6 Ton Garam untuk Hujan Buatan

Thursday, September 22, 2016

Comments Off

Hujan Buatan Satuan tugas (Satgas) siaga darurat kebakaran hutan dan lahan Provinsi Riau telah menyebar sebanyak 55,6 ton garam sebagai upaya modifikasi cuaca guna membentuk hujan buatan untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran. “Total garam yang disebar hingga hari ini 55,6 ton garam, sementara yang tersisa 19,4 ton garam,” kata anggota tim udara Satgas siaga darurat [...]

Australia Pamerkan Garam Pink di Food and Bevarege Trade Week

Australia Pamerkan Garam Pink di Food and Bevarege Trade Week

Saturday, September 17, 2016

Comments Off

Foto: Okezone Bagi warga Indonesia atau masyarakat di negara lain, tentu mengetahui salah satu bumbu penyedap makanan, yakni garam, biasanya berwarna putih. Namun di Australia, tepatnya di Kota Mildura, terdapat garam yang cukup unik yakni berwarna pink atau merah jambu. Tentu kita bertanya-tanya, mengapa garam di di kota tersebut berwarna pink? Manajer pemasaran Murray River [...]

Hari Raya Idul Adha 1437H

Hari Raya Idul Adha 1437H

Saturday, September 10, 2016

Comments Off

Produksi Garam Lokal Cirebon Turun Drastis

Produksi Garam Lokal Cirebon Turun Drastis

Wednesday, September 7, 2016

Comments Off

Produksi garam lokal Cirebon, akan menurun drastis dibandingkan dengan tahun lalu. dikarenakan cuaca sekarang yang masih sering terjadi hujan. M Insyaf Supriadi Ketua Ikatan Petani Garam Indonesia mengatakan pada 2016  produksi garam lokal Cirebon menurun drastis karena faktor alam yang tidak memungkinkan untuk para petani memproduksi. “Dari keseluruhan tambak garam yang berada di Cirebon yaitu [...]

Produksi Garam di Cirebon Menurun

Produksi Garam di Cirebon Menurun

Wednesday, August 31, 2016

Comments Off

Produksi garam lokal di Cirebon menurun drastis dikarenakan faktor alam yang tidak memungkinkan. M Insyaf Supriadi selaku Ketua Ikatan Petani Garam Indonesia mengatakan, tambak garam yang di cirebon hanya bisa produksi 40%. “Dari keseluruhan tambak garam yang berada di Cirebon yaitu sekitar 16.000  hektare, paling yang bisa diproduksi hanya 40%   dan dapat dipastikan produksi menurun [...]

Riau Diguyur 55,6 Ton Garam untuk Hujan Buatan

Thu, Sep 22, 2016

Comments Off

Riau Diguyur 55,6 Ton Garam untuk Hujan Buatan


Hujan Buatan

Satuan tugas (Satgas) siaga darurat kebakaran hutan dan lahan Provinsi Riau telah menyebar sebanyak 55,6 ton garam sebagai upaya modifikasi cuaca guna membentuk hujan buatan untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran.
“Total garam yang disebar hingga hari ini 55,6 ton garam, sementara yang tersisa 19,4 ton garam,” kata anggota tim udara Satgas siaga darurat Karhutla Riau, Lettu Sherif Yanuardi di Pekanbaru, Selasa (20/9).
Program TMC yang dilakukan BPPT bersama dengan satuan tugas kebakaran hutan dan lahan Satgas siaga darurat Karhutla Riau dimulai sejak pertengahan Juli 2016 lalu. Operasi TMC tersebut menggunakan pesawat Cassa 212 bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pesawat yang mampu mengangkut satu ton garam dengan sasaran awan Cumulus pada ketinggian 9.000 hingga 12 ribu kaki itu terus beroperasi hampir setiap hari untuk membentuk hujan buatan guna mencegah dan menanggulangi bencana Karhutla. Beberapa wilayah yang telah disemai garam yakni wilayah pesisir Riau seperti Bengkalis, Dumai, Rokan Hilir, Siak. Kemudian penyemaian garam juga dilakukan di langit Pelalawan, Kampar, dan Indragiri Hilir.
Sherif mengatakan pesawat menyemai 800 kilogram garam dengan sasaran wilayah langit Kabupaten Bengkalis, Rokan Hulu dan Dumai pada ketinggian 9.500-10 ribu kaki setelah ditemukan adanya sel awan Cumulus. Sejak awal September 2016, kondisi Karhutla cenderung menurun setelah sebagian besar wilayah Riau terus diguyur hujan. Hal ini disebabkan karena cuaca yang terus membaik dan upaya modifikasi cuaca terus dilakukan.

Sementara itu, selain mengandalkan hujan buatan, Satgas turut diperkuat dengan sejumlah armada seperti 2 unit MI-8, 1 unit heli MI-171, 1 unit heli Sikorsky, 1 unit heli Bolkow 105, serta dua unit pesawat Air Tractor. Seluruh armada itu dimanfaatkan untuk pengeboman air. Data yang dihimpun dari Satgas siaga darurat, Karhutla yang terjadi hampir merata di Riau sejak Januari 2016 hingga kini telah menghanguskan sekitar 3.743 hektare. Sementara itu sejauh ini Polda Riau telah menetapkan 93 tersangka dalam perkara Karhutla termasuk dua diantaranya korporasi, PT WSSI dan PT SSP.
Pemerintah Provinsi Riau sebelumnya telah memperpanjang status siaga darurat kebakaran lahan dan hutan yang berlaku enam bulan atau sejak Juni hingga 30 November 2016. Komandan Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan Riau Brigjen TNI Nurendi mengatakan perpanjangan status itu sebagai upaya untuk memaksimalkan pencegahan penanggulangan karhutla karena setiap tahun terus terjadi terutama dalam 18 tahun terakhir

Sumber : http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/16/09/20/odsbdk382-riau-diguyur-556-ton-garam-untuk-hujan-buatan

Share